Adpel Krimun Imbau Nakhoda Kapal


Administrator Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau nakhoda kapal mewaspadai kabut asap akibat tingginya curah di perairan Karimun sejak sepekan terakhir.

”Kami mengimbau nakhoda tidak memaksakan diri berlayar di tengah kabut akibat guyuran hujan,” kata Kepala Administrator Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Gajah Rooseno, di Tanjung Balai Karimun, Senin.

Gajah Rooseno mengatakan, tingginya curah hujan sejak sepekan terakhir memang tidak berpotensi gelombang besar, namun hujan lebat dapat berpotensi munculnya kabut.

Kondisi tersebut menurut dia berbahaya bagi keselamatan pelayaran mengingat perairan Karimun dilingkupi pulau kecil dan memiliki banyak batu karang.

”Potensi terjadinya kecelakaan sangat besar akibat jarak pandang terhambat kabut, termasuk juga tabrakan dengan kapal lain,” katanya.

Buruknya cuaca sejak sepekan terakhir, menurut dia mengakibatkan beberapa kapal jurusan Batam batal berlayar akibat kabut dan ombak besar pada Sabtu (29/1).

”Kami menyambut baik keputusan nakhoda yang tidak melanjutkan perjalanan demi keselamatan penumpang,” katanya.

Dia mengatakan nakhoda kapal diminta untuk membunyikan sirine atau klakson serta menyalakan lampu navigasi saat berlayar di tengah kabut.

”Saat ini kami belum akan menunda pelayaran. Namun aktivitas pelayaran sewaktu-waktu kami tunda jika cuaca tidak memungkinkan,” ucapnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca buruk berupa tingginya curah hujan diperkirakan akan terjadi selama sebulan ke depan.

”Perkiraaan bisa saja lebih buruk dengan hujan disertai angin kencang. Pelayaran menuju Malaysia dan Singapura merupakan jurusan yang kami waspadai karena melayari laut lepas,” ucapnya.

Sementara, pantauan di pelabuhan domestik dan internasional Tanjung Balai Karimun, aktivitas pelayaran berjalan normal. Para calon penumpang berteduh di ruang tunggu keberangkatan karena hujan mengguyur sejak pagi hingga tengah hari.

Hujan intensitas tinggi hingga sedang silih berganti di perairan dan pusat kota Tanjung Balai Karimun mulai pagi hingga malam sejak empat hari lalu.

dikutip dari http://kepri.antaranews.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: