Budidaya Rumput Laut Karimun Targetkan 500 Ton


Budidaya rumput laut masih menjadi primadona tahun 2011 dari sektor kelautan. Ini dibuktikan, tahun 2011 ini, pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun menargetkan produksi rumput laut mencapai 500 ton. Ini mengalami kenaikan dari tahun 2010 lalu, di mana tahun itu, produksi rumput laut hanya mencapai 300 ton.

Hal ini disampaikan Kepala DKP Karimun Hazmi Yuliansyah, kemarin (21/1). Untuk mengenjot produksi rumput laut yang dibudidayakan petani moro ini, pihaknya telah menyusun program. Pertama yakni DKP akan mendatangkan bibit rumput laut yang baru. Pasalnya, bibit rumput laut yang dibudidayakan saat ini, sudah terlalu lama digunakan. “Kalau saya tak salah sudah hampir 10 tahun,” ujarnya.
Karena sudah turun temurunnya bibit tersebut, akan mengurangi produksi petani rumput laut. Apalagi, bibit yang ada saat ini sangat rentan terhadap penyakit. “Saat ini kita kerja sama dengan daerah jawa untuk mendapatkan bibit baru. Saat ini kita lakukan penelitian di tambak, terhadap produktifitasnya,” jelas Hazmi.

Langkah kedua yang dilakukan yakni memberdayakan lulusan SMK Pertanian di Moro. Di mana pelajar yang baru lulus dilibatkan langsung dalam budidaya rumput laut. Kehadiran mereka diharapkan bisa memotivasi para petani rumput laut. Apalagi sebelum diturunkan, para lulusan SMK ini mendapatkan pelatihan tentang budidaya rumput laut.

Ketiga yakni memberikan bantuan kepada petani rumput laut. Tahun 2011 ini, akan disalurkan bantuan kepada 300 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari APBD Provinsi Kepri. Dan bantuan kepada 150 KK yang berasal dari APBD Karimun. Bantuan yang diberikan berupa, tali pengikat, rak penyemur serta bibit unggul.

Agar mutu rumput laut ini bisa lebih baik, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap petani tentang cara penanaman. Di mana tahun 2010 lalu, budidaya umumnya dilakukan di daerah pinggiran pantai, maka untuk selanjutnya budidaya akan dilakukan di tengah laut. Karena berdasarkan penelitian hasil yang diperoleh dengan menanam ditengah lebih bagus dibandingkan di pinggir pantai.

Hazmi menegaskan, pihaknya sangat yakin budidaya rumput laut ini akan berkembang pesat di Moro. Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian dari panen yang dilakukan sebelumnya, kandungan rumput laut Moro lebih bagus dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Ini juga disusul semakin membaiknya harga jual rumput laut dipasaran nasional. Di mana saat ini harga rumput laut perkilo mencapai Rp9.000 sampai Rp10. 000.

dikutip dari http://batampos.co.id/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: