Taman dan Hotel di Kundur Masih Dikuasai Bintan


Pengembalian sejumlah aset pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun bernilai ekonomis miliaran rupiah hingga saat ini masih belum tuntas. Aset milik pemerintah Karimun ini  masih berada dibawah pengelolaan Pemkab Bintan (dulu, Pemkab Kepri).

Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat disinggung hal itu belum lama ini, mengaku optimis aset tersebut nantinya akan tuntas dikembalikan ke Pemkab Karimun selaku daerah tempat dimana aset tersebut berada.

“Masih ada yang belum dikembalikan tapi berapa banyak, saya lupa dan tidak pegang data saat ini, ada miliaran rupiah lah kalo dari sisi ekonomisnya. Tapi itu (pengalihan, red)  tinggal masalah waktu saja,” ujar Aunur Rafiq kepada Tribun belum lama ini.

Ditambahkan Rafiq, kendala lain hingga menyebabkan belum tuntasnya pengembalian aset daerah Karimun itu oleh Bintan adalah masalah keterikatan kontrak antara Pemkab Bintan dengan pihak ketiga.

Mengenai pengelolaan dan peruntukannya, aset tersebut selanjutnya dikatakan Rafiq akan diserahkan kepada instansi terkait. Seperti ke Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun dan bagian, instansi asing-masing.

Berdasarkan data yang dihimpun, Pemkab Bintan baru hingga saat ini telah menyerahkan sedikitnya 3. 029 unit aset daerah Karimun yang berada di tangan mereka selama  dengan nilai sekitar Rp 35.230.827.946.

Hal itu diantaranya berupa tanah dan bangunan seperti kantor, sekolah, puskesmas serta peralatan penunjang didalamnya.

Acara penyerahan dilangsungkan di gedung daerah Propinsi Kepri, Rabu, 30 Desember 2009. Terdiri dari aset bergerak dan tidak bergerak.

Sementara sisanya seperti hotel Taman Bunga di Tanjungbalai Karimun dan Hotel Mahkota di Kundur masih dalam perhitungan kontrak dengan pihak ketiga.

Acara tersebut juga dilakukan langsung oleh Bupati Bintan, Ansar Ahmad kepada Wabup Karimun, Aunur Rafiq dengan disaksikan Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi, Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah dan Wakil Gubernur Kepri, Muhammad Sani.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999 Tentang Pemekaran Daerah termasuk saat pemekaran Kabupaten Karimun, maka secara otomatis aset yang  berada di Kabupaten Karimun dan masih berada di tangan pemerintah kabupaten induknya, sudah harus dialihkan

Dikutip dari tribun batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: