12 Perusahaan Tambang Karimun Kampanyekan Keselamatan Kerja


Dua belas perusahaan tambang di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau bersepakat mengampanyekan budaya kesehatan dan keselamatan kerja untuk menihilkan kecelakaan dan meningkatkan daya saing usaha global.

”Kami bersepakat untuk mewujudkan kegiatan penambangan yang terbebas dari kecelakaan kerja atau ”zero accident”,” kata Zulkifli, ketua panitia Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di sela Seminar Budaya K3 di Hotel Wiko Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Zulfkifli mengatakan, kampanye budaya K3 yang dilakukan 12 perusahaan tambang merupakan impementasi dari surat edaran Dirjen Penambangan Kementerian Pertambangan dan Energi yang dicanangkan melalui bulan K3 hingga lima tahun ke depan.

Salah satu bentuk kampanye tersebut berupa seminar yang diikuti 42 pekerja perwakilan dari seluruh perusahaan tambang.

“Kami berharap materi yang disampaikan narasumber dapat diterapkan para peserta sehingga budaya K3 tidak hanya slogan, tetapi menjadi kebiasaan saat bekerja,” ucapnya.

Menurut Zulkifli, angka kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan tambang Karimun termasuk kecil.

Karena itu, dia berharap terus dipertahankan karena menjadi modal dasar dalam meningkatkan daya saing usaha di tengan era globalisasi, sesuai dengan tema Bulan K3 yang dimulai sejak 2 Februari 2011.

”’Zero accident’ sudah menjadi slogan bagi perusahaan berkelas dunia. Kita patut mencontohnya agar dapat bersaing ketika perusahaan asing makin banyak menginvestasikan modalnya di sini,” tuturnya.

Dia mengatakan, pekerja harus patuh pada prosedur keselamatan saat melakukan kegiatan tambang, seperti penggunaan perlengkapan keselamatan dan aturan-aturan kerja.

Lebih lanjut dia mengatakan, beberapa karyawan teladan dan mematuhi peraturan kerja diberi penghargaan untuk memotivasi seluruh pekerja.

”Peserta seminar umumnya karyawan teladan di perusahaannya. Dari sekian banyak peserta, kami memilih satu orang sebagai karyawan teladan untuk tahun ini,” ucapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Karimun Ruffindy Alamsyah mengatakan budaya K3 dapat meningkatkan produksi barang tambang.

”Perusahaan juga wajib menekankan karyawannya untuk patuh pada peraturan kerja. Pekerja berhak mendapatkan jaminan keselamatan selain dibarengi dengan kesadaran sendiri untuk menerapkan peraturan kerja,” katanya.

Seminar K3 diikuti 12 perusahaan tambang, 5 di antaranya perusahaan granit, dua perusahaan tambang pasir darat dan bauksit, sisanya perusahaan tambang timah, termasuk PT Timah Tbk.

Peserta seminar mendapat pembekalan dari dua narasumber, yaitu Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Karimun Usman Ahmad yang menyampaikan materi tentang dasar-dasar hukum pertambangan umum, serta Boy Mohammad Faisal dari PT Widya Swasti Perkasa, perusahaan bersertifikasi kompetensi K3 untuk industri.

Dikutip dari kepri.antaranews

One response to this post.

  1. Viva K3 Indonesia

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: