Kepolisian Karimun Undang Tokoh Agama Untuk Cegah Konflik


Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengumpulkan 145 tokoh agama, adat, masyarakat, serta ketua rukun tetangga dan rukun warga untuk mencegah konflik horizontal yang telah terjadi di beberapa daerah Tanah Air.

“Kami sengaja mengumpulkan mereka untuk bersilaturahim guna mengantisipasi meluasnya konflik di beberapa daerah,” kata Kepala Satuan Bimbangan Masyarakat AKP Rafizal Amin di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Rafizal mengatakan, pertemuan di gedung tersebut lebih bersifat silaturahim dengan fokus mewujudkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masing-masing tokoh menyatakan komitmennya untuk tetap hidup rukun serta tidak terpengaruh dengan konflik bernuansa SARA, seperti kerusuhan di Temanggung, Jawa Tengah (8/2) dan Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu (5/2), kata dia.

”Hidup rukun antarumat beragama, suku maupun adat yang sudah terjalin selama ini hendaknya dipertahankan. Pengamatan kami, situasi di tengah masyarakat sangat kondusif. Belum ada potensi atau kemungkinan meluasnya konflik di Jawa,” katanya.

Dia mengimbau, segenap lapisan masyarakat tidak terpancing dengan provokasi oknum tertentu sehingga dapat memperkeruh suasana.

”Jika ada masalah di tengah masyarakat, kami berharap seluruh tokoh agama, tokoh adat, suku maupun ketua RT dan RW bergerak cepat agar tidak berlanjut pada konflik fisik. Kami juga berharap ada koordinasi yang baik dengan polisi maupun pemerintah,” katanya.

Forum silaturrahmi yang dihadiri 145 tokoh lintas agama, suku dan adat tersebut berlangsung penuh keakraban.

”Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum mempererat jalinan silaturrahmi. Masyarakat Karimun sudah sejak lama hidup berdampingan secara damai, dan hal itu harus terus dipertahankan,” kata tokoh masyarakat Raja Umar Sum.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karimun Erman Zaruddin mengatakan akan memberdayakan keberadaan Forum Komunikasi Antaumat Beragama (FKUB) sebagai wadah menyelesaikan persoalan di masyarakat.

”Sesuai instruksi Kemenag, daerah diminta untuk mendorong terwujudnya toleransi antarumat beragama serta mengantisipasi konflik,” katanya.
Dikutip dari kepri.antaranews</a

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: