Pembangunan 2 Dermaga Telan 3,2 M


Proyek pembangunan dua dermaga hinterland di Kecamatan Moro, menelan dana sebesar Rp2,2 miliar. Dermaga beton ini dialokasikan di Desa Selatmi, Moro senilai Rp1,9 miliar, dan Dusun Buahrawa, Desa Keban, Moro senilai Rp1,3 miliar.

”Dana sebesar Rp2,2 miliar ini diambil melalui dana APBD Karimun 2011,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Karimun H Cendra, belum lama ini.

Dikatakan Cendra, pembangunan dermaga yang berada di hinterland se Kecamatan Moro, telah diprioritaskan dengan menggunakan tiang pancang (tumbuk), dan bukan tiang manual. Dengan menggunakan tiang pancang itu, tentu daya tahan pembangunan dermaga beton jauh lebih efektif dan kualitasnya lebih terjamin.

Disebutkan, wilayah Kecamatan Moro, cukup dikenal banyaknya pulau-pulau. Dari 6 desa, sudah memiliki dermaga beton yang dapat dibanggakan masyarakat tempatan.

Kendati begitu, karena banyaknya pulau yang dihuni masyarakat, tentu masih ada didapati bangunan dermaga non permanen atau terbuat dari kayu. Oleh karena itu, secara bertahap dermaga yang masih terbuat dari bahan kayu itu, akan diupayakan untuk dibangun dermaga beton.

”Artinya pemerataan pembangunan itu harus dapat dinikmati dan dimanfaatkan semua masyarakat hinterland tersebut,” kata Cendra optimis.
Dikutip dari batam pos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: