3 Pemain Asing LSI Ditahan


Setelah hampir satu minggu lamanya mendekam di sel tahanan Imigrasi Tanjungbalai Karimun karena  menyalahi Undang-undang Nomor 9 tahun 1992 tentang Keimigrasian, 3 orang pemain bola asal Liberia yakni Nyema Sie Collins,  Bamekeep Toure, dan Sekou M Sheriff, Rabu (16/2/2011) dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang.

Pemindahan tersebut dikatakan Kepala Imigrasi Tanjungbalai Karimun, Tjutju Purnama merupakan bagian upaya deportasi  (pemulangan) ketiganya ke negara mereka, Liberia.

“Ketiga warga negara asing asal Liberia yang juga merupakan pemain bola bayaran, tadi pagi (Rabu, 16/2/2011, red) sudah kita  pindahkan ke Rudenim Tanjungpinang. Hal itu merupakan salah satu upaya pemulangan ketiganya ke negera asal mereka,” terang  Tjutju Purnama di Tanjungbalai Karimun kemarin.

Mengenai proses hukum, pencekalan masuk ke Indonesia, dikatakan Tjutju diserahkan sepenuhnya ke Imigrasi Pusat. Hal itu  mengingat ketiganya mengaku memiliki passport tapi ditahan oleh agen mereka saat masih memperkuat klub sepakbola Liga  Super Indonesia (LSI), Persibo Bojonegoro.

Untuk pegangan, agen pemain yang hingga kini belum diketahui identitasnya, hanya membekali ketiganya dengan passport foto  kopian.

“Ada dugaan ketiganya menjadi sapi perahan agen mereka saat tidak dipakai lagi oleh Persibo Bojonegoro. Saat kita amankan,  mereka hanya memiliki passport fotokopian yang diberikan oleh agennya tersebut. Sementara mereka mengaku saat tidak dipakai  Persibo Bojonegoro dan menganggur mereka mau pulang menggunakan passport asli mereka yang ditahan oleh agennya itu. Hingga sekarang kita belum mengetahui siapa agen mereka itu,” jelas Kepala Imigrasi Tanjungbalai Karimun itu.

Namun begitu, untuk melacak identitas dan keberadaan agen tersebut, Tjutju mengatakan pihak Imigrasi Pusat akan meminta  keterangan pihak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menaungi LSI, liga dimana Persibo Bojonegoro, klub  profesional pertama ketiga WNA tersebut di Indonesia.

“Kasusnya kita serahkan ke (Imigrasi) pusat dan biar lah mereka yang memintai keterangan pihak PSSI terkait permasalahan ketiga  pemain bola asal Liberia tersebut,” ucap Tjutju.

Seperti diberitakan sebelumnya, 3 pemain sepakbola asal Liberia, Rabu (9/2/2011) lalu diamankan pihak Imigrasi Tanjungbalai  Karimun karena tidak memiliki dokumen keimigrasian lengkap. Berdasarkan pengakuan ketiganya, mereka datang ke Tanjungbalai

Karimun atas undangan salah satu kesebelasan sepakbola di Karimun yang ikut bertanding di sebuah turnamen sepakbola antar kampung di Bumi Berazam.

Dikutip dari Tribun Batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: