Perpat Karimun Ancam Satpol PP


Ketua Perpat Karimun, Risdyansyah menyesalkan tidak adanya tindakan bagi usaha tempat hiburan malam di Karimun, yang buka di malam saat perayaan keagamaan, Senin (14/2/2011). Sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2004 tentang operasi tempat hiburan malam saat perayaan keagamaan, dan yang bertanggung jawab merazia adalah pemerintah atau pihak Pamong Praja.

Ini terlihat saat perayaan hari umat muslim itu, Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung, Poros, Kecamatan Tebing.

Risdyansyah menilai sebagai pengawal dan penegak peraturan daerah, Satpol PP sudah sepantasnya bergerak melakukan patroli memperingatkan tempat hiburan malam yang bandel untuk segera menutup tempat hiburannya. Bahkan Diyan, sapaan Risdyansyah mengatakan Satpol PP beralasan belum ada perintah dari pimpinan mereka untuk bereaksi.

“Perintah yang mana dari siapa. Bukannya perda itu lebih tinggi dari sepucuk surat perintah atasan mereka itu.Kita benar-benar kecewa dengan sikap mereka (Satpol PP, red) itu. Kami berencana mem-PTUN-kan mereka terkait hal ini. Besok (Selasa, 15/2/2011, red), saya akan minta sekjen (Perpat) untuk merancang suratnya,” ujar Diyan dengan nada kecewa.

Sejumlah tempat hiburan malam di Tanjungbalai Karimun diantaranya karaoke Gabion, karaoke Paradise, pub Star Club Wiko, Satria Excecutive Club dan karaoke Alishan diketahui tetap beroperasi saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Padahal hal tersebut jelas-jelas dilarang di dalam Perda Nomor 5 Tahun 2004 tentang operasional tempat hiburan malam saat perayaan hari keagamaan di Kabupaten Karimun.

Dikutip dari Tribun Batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: