Rutan karimun Sediakan Perpustakaan Keliling Sel


Untuk meningkatkan minat baca dan wawasan para tahanan, narapidana dan terpidana, Rumah Tahanan  (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun dalam waktu dekat akan meluncurkan program pustaka pintar keliling sel. Pustaka pintar  keliling sel tersebut nantinya akan dibentuk dari satu unit gerobak yang didisain sedemikian rupa.

“Petugasnya nantinya akan kita ambil dari satu orang warga binaan dan didampingi seorang pegawai rutan. Insyaallah, kalau tidak  awal Maret ini, kemungkinan pertengahan Maret sudah kita launching penggunaannya,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai  Karimun, Mishbahuddin, Selasa (22/2/2011).

Untuk koleksi bukunya, dikatakan Mishbahuddin berasal dari sumbangan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Pustaka  Daerahnya berupa 500 buku dan sumbangan dari instansi-instansi yang ada di Karimun. Koleksi bukunya pun tergolong beragam  mulai dari koleksi buku tentang keagamaan, pendidikan dan cara bercocok tanam.

Mengingat, koleksi bukunya masih tergolong terbatas, Ka Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun itu mengatakan lama peminjaman nantinya minimal 2 hari. Hal itu bertujuan pemerataan peminjaman oleh warga binaan.

“Tujuannya kita mempersiapkan warga binaan kita bila bebas nanti mereka siap terjun ke tengah masyarakat dengan wawasan yang  mereka peroleh dari sering membaca buku tersebut,” terang Mishbah.

Selain itu, rutan dikatakan Mishbah juga akan meluncurkan program kepramukaan bagi warga binaan. Untuk program ini, rutan  bekerjasama dengan Kwartir Kepramukaan Kecamatan Karimun dan Kwarcab Kepramukaan Kabupaten Karimun.

“Kita semua tahu di bidang kepramukaan itu, terdapat nilai-nilai kemandirian. Kita ingin warga binaan kita ini bila bebas nanti,  mereka bisa mandiri dan memiliki jiwa sosial yang tinggi yang akan membuat mereka tidak kembali ke sini (rutan, red),” ucapnya.

Sementara itu, untuk warga binaan rutan usia anak-anak dan remaja beragama Islam, rutan juga memberikan program Taman  Pendidikan Al Quran (TPQ). Program ini dikatakan Mishbah sudah dimulai beberapa waktu lalu dan tinggal menunggu waktu  peresmiannya saja.

Sebagai bentuk keseriusannya, rutan menyiapkan 2 kamar khusus yang dinamakan kamar santri dan 1 kamar seniman khusus bagi  warga binaan yang ingin mengembangkan bakat seni mereka.

“Untuk pengamanan sudah kita pikirkan dan tidak ada masalah. Program-program tadi itu kan tujuannya juga untuk memudahkan  pengawasan kita terhadap warga binaan,” kata Mishbahuddin mengakhiri.

Dikutip dari Tribun batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: