Gurindam 12 Pasal 7


Pasal VII

Pulau tujuh natuna tempatnya
Pulau berpencar jauh semua
Pasal ketujuh banyak ayatnya
Baca pantunnya santailah saja

Ayat 1
“Apabila banyak berkata-kata
Disitulah jalan masuk dusta”

Merah warna sibunga jambu
Jambu batu tumbuh beribu
Hendaklah bicara pada yang perlu
Kalau tak perlu, baik membisu

Bunga mawar bunga cempaka
Bunga semanggi tumbuh melata
Bicara saja apa yang ada
Supaya tak jadi orang pendusta

Letak batu sebagai tanda
Terih diambil bata dibawa
Tak perlu perbanyak kota
Lebih baik kita bekerja

Berakit kota dekat Toapaya
Berniaga barang aneka rupa
Sedikit bicara banyak bekerja
Itulah orang berhasil guna

Ayat 2
“Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka”

Bertahta raja di Kota Banda
Kotanya ramai sejak merdeka
Bersuka ria biar berpada
Jangan sampai menjadi duka

Indragiri putra mahkota
Putra raja seri baginda
Lupa diri terlalu suka
Tanda duka segera melanda

Langit berawan berarak arak
Dilanda hujan layar tersibak
Menangis jangan suara serak
Tertawa jangan sampai terbahak

Megat alang minta suaka
Berangkat berdua datuk panglima
Ingat duka dikala suka
Ingat sengsara dikala kaya

Ayat 3
“Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat”

Kaum kerabat tetap diingat
Susah senang baik sepakat
Sebelum berbuat hendaklah siasat
Supaya pekerjaan menjadi tepat

Terbang beribu burung gelatik
Menyambut mendung hujan menitik
Segala sesuatu hendaklah selidik
Untuk menghubung segala titik

Muatan sarat sehingga tumpah
Susun dulu baru dipindah
Jangan buat pekerjaan marah
Sebelum tahu duduk masalah

Tanjung Kilang Durai terdapat
Disana pukat melempar pukat
Sebelum pekerjaan mulai dibuat
Minta pendapat agar selamat

Ayat 4
“Apabila anak tiada dilatih
Jika besar bapaknya letih”

Sahabat katib susah dicari
Teman baik sejiwa sehati
Anak di didik sedari dini
Akan menjadi anak berbakti

Lempar sauh tali digantung
Dekat pulau sampan didayung
Melentur buluh sedari rebung
Supaya tau ibu yang mengandung

Sejajar letak pulau idaman
Tempat nelayan menangkap ikan
Mengajar anak dengan teladan
Tidak dengan perintah suruhan

Cabang ranting buah dipetik
Letaknya jauh tali ditarik
Kesabaran penting dalam mendidik
Anak cepat menjadi cerdik

Ayat 5
“Apabila banyak mencacat orang
Itulah tanda diri kurang”

Duduk rapat tengah bersembang
Bersandar mari ditepi jurang
Selalu melihat lemahnya orang
Tak sadar dirinya yang banyak kurang

Letak pakaian dalam lemari
Baju dan kain susunan rapi
Selalu menyalahkan teman sendiri
Untuk tutupi kesalahan diri

Mengasah parang sampai berkilat
Buatan dari Rantau Prapat
Cacatnya orang selalu dilihat
Kesalahan diri disimpan rapat

Buahnya kelat serta berduri
Diberi nama bu8ah keranji
Carilah cepat cacatnya diri
Serta berusaha untuk perbaiki

Ayat 6
“Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur”

Atur sampan ditepi laut
Susun diwaktu airnya surut
Tidur jangan sampi larut
Bangun pagi kan nampak kusut

Susun atur nampak terawat
Tanaman tumbuh segar dan sehat
Bangun tidur jangan terlambat
Sholat subuh akan terlewat

Sesudah setrika baju dilipat
Lalu letakkan dilemari tingkat
Tidurlah pada waktu yang tepat
Badanmu akan selalu sehat

Turun meluncur dengan riang
Bertemu teman duduk bersembang
Bangun tidur terlalu siang
Rezekimu akan dikebas orang

Ayat 7
“Apabila mendengar akan khabar
Menerimanya itu hendaklah sabar”

Besar untuk dibuat lebar
Dekat mari kita berikrar
Kabar buruk jadi iktibar
Membuat hati tabah dan sabar

Lempar kail hati berdebar
Menanti dengan perasaan sabar
Kabar baik kalau didengar
Motivasi meningkat harapan besar

Jala ditebar lelah terasa
Usaha ikhtiar buat keluarga
Sampaikan kabar jangan tergesa
Supaya yang dengar siap terima

Bunga mekar menambah segar
Ditepi danau duduk bersandar
Terima kabar janganlah gusar
Selidik dahulu dengan benar

Ayat 8
“Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan”

Makan belebat dirumah intan
Mari bersama buat jamuan
Jangan berbuat mengikut syaitan
Cari penyebab asal aduan

Menuju kehulu mencari lampu
Dian pelita jadi pemandu
Pengadu selalu jadi pengampu
Jauhkan dia sedari mampu

Bukan pendekar tidak bersilat
Tangan terikat kain pelikat
Jangan didengar aduan penjilat
Berangan nak cepat naik pangkat

Delman dari pulau Sumba
Delman dibawa paduka raja
Jangan menjadi pengadu domba
Jadilah manusia rajin bekerja

Ayat 9
“Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut”

Terantuk tengadah segera menyebut
Rabbul alamin nama tersebut
Suruh tegah haruslah lembut
Jadi pemimpin banyak pengikut

Duduk tengadah memeras otak
Cara obati penyakit bengkak
Suruh, tegah dengan membentak
Para pengikut akan berontak

Demam berpeluh terasa gundah
Hati terasa resah gelisah
Dalam menyuruh atau mencegah
Bagai lebutnya gigi dari lidah

Tanah gambut hutan belukar
Siram tanaman tumbuhlah akar
Kata yang lembut selalu keluar
Tanda insan bertingkah benar

Ayat 10
“Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah sekalian orang gusar”

Kayu teratak kuat dan besar
Agar dapat Honda keluar
Selalu membentak bersikap kasar
Akan membuat suasana gusar

Pintu kamar buatan Taiwan
Dibawa dari kota Belawan
Prilaku kasar bawaan hewan
Jauhkan diri supaya aman

Bayar biaya untuk cik nyonya
Upah kerja tidak berapa
Kasar bahasa buruk tingkahnya
Tiada siapa orang menyapa

Tertusuk duri darah keluar
Sakit bisa, tahan dan sabar
Jauh dari membentak mengasar
Jadi manusia berjiwa besar

Ayat 11
“Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidaklah boleh orang berbuat honar”

Cinta diikat cincin melingkar
Tanda adik sudah dilamar
Kerja dibuat teliti dan benar
Hasilnya baik pasti keluar

Bermain senjata pakai perisai
Perisai dibeli di Tanjung Balai
Jangan bekerja asal selesai
Teliti kembali sebelum usai

Pada berangkas harta berpeti
Harta dirampas karena korupsi
Tanamkan lekas didalam hati
Kerja cerdas jadi tekadnya diri

Letak beras diatas kulkas
Sebelum dimasak harus dibilas
Kerja keras dan kerja lekas
Hasil manfaat hatipun puas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: