Gurindam 12 Pasal 9


Pasal IX

Bandar sudah menjadi pecan
Banyak dijual buah buahan
Tak sadar sudah pasal sembilan
Tiga pasal ada di depan

Ayat 1
“Tahu pekerjaan yang tak baik Tetapi dikerjakan
Bukanlah manusia yaitulah syaitan”

Kain secarik tolong belikan
Buat dijahit kain lap tangan
Hal yang baik tidak dikerjakan
Kita menjadi sahabat syaitan

Batang betik tidak terawat
Diganti dengan tanaman obat
Pekerjaan yang baik cepat dibuat
Supaya syaitan tidak mendekat

Hutan dibabat lautan dikeruk
Kelakuan sadis para cecunguk
Banyak membuat pekerjaan buruk
Syaitan dihati sudah kemaruk

Ikan disimpan dalam periuk
Untuk temani makan gegetuk
Syaitan arahkan pada yang buruk
Hidup dan mati kita terpuruk

Ayat 2
“Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya punggawa”

Sarang tempua jangan dipanjat
Baik biarkan burung mendekat
Wanita tua berbuat laknat
Syaitan akan jadi sahabat

Tarian barat tarian samba
Tari kecak budaya bangsa
Kelakuan bejat wanita tua
Hari akhirat masuk neraka

Pulau perca nama Sumatra
Medan langkat sidanau Toba
Wanita tua berbuat dosa
Syaitan angkat jadi punggawa

Semai lada diladang desa
Lada diikat didalam tenda
Wahai wanita bergelimang dosa
Segera bertaubat jangan ditunda

Ayat 3
“Kepada segala hamba hamba raja
Disituklah syaitan tempatnya manja”

Angin sepoi menderu terasa
Malam hari duduk diberanda
Ingin jadi pembantu penguasa
Didalam hati syaitan meraja

Tabla gendang kulit buaya
Indah berbunyi dikala senja
Apabila kurang iman didada
Jauhkan menjadi pembantu penguasa

Padi tumbuh ditengah desa
Masyarakat adil makmur sejahtera
Menjadi pembantu para penguasa
Rakyat kecil harus dibela

Dara bujang sedang bercinta
Hati rindu tiada tara
Supaya syaitan tidakkan manja
Menjadi pembantu beriman dan takwa

Ayat 4
“Kebanyakan orang yang muda muda
Disitulah syaitan tempat berkuda”

Lihat wanita cantik dan lawa
Seakan ditikam panah asmara
Jadi pemuda beriman dan takwa
Syaitan jauh berdepa depa

Ramah tamah sifat terpuji
Ditiru pula pemuda pemudi
Jadilah remaja ashabulkahfi
Pintu surga senantiasa menanti

Sungai raya terang benderang
Ramai mencari si orang hilang
Wahai pemuda di zaman sekarang
Perisailah diri syaitan menyerang

Panglima teguh di medan laga
Senjata ditangan gagah perkasa
Pemuda yang penuh iman di dada
Membuat syaitan selalu berduka

Ayat 5
“Perkumpulan laki laki dengan perempuan
Disitulah syaitan punya jamuan”

Bila tumpul pisau senjata
Diasah dengan batu geliga
Pria berkumpul dengan wanita
Disitu syaitan berpesta pora

Jalan beriring pasukan musuh
Gagah berani saling membunuh
Bukan muhrim jangan di sentuh
Kelak pasti imankan runtuh

Kalau harta jadi tujuan
Harus berhamba pada hartawan
Pria wanita satu jamuan
Berkumpul sama para syaitan

Berbiduk sampan layar terkembang
Berlayar pula mengikut pasang
Bertepuk tangan syaitan jembalang
Pria wanita duduk berdendang

Ayat 6
“Adapun orang tua  yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat”

Obat luka makanlah gamat
Dicuci dulu ditumbuk lumat
Bila si tua selalu hemat
Anak cucu hidupnya cermat

Pedang cina penuh berkarat
Pedang buatan abad keempat
Orang tua hidup berhemat
Padanya syaitan takut mendekat

Pulut apit dicampur gula
Kopi koko beri halia
Hidup irit harus dibela
Jadi contoh bagi belia

Pisang tanduk dibelah empat
Makanan inti waktu berehat
Orang tua hidup hemat dan cermat
Syaitan benci kalau melihat

Ayat 7
“Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi seteru”

Telah lama tidak bertemu
Gelisah rasa memendam rindu
Dari muda menimba ilmu
Sesudah tua tidakkan semu

Tenda biru beli di Kelumu
Baru dipasang saat menjamu
Pemuda berguru mencari ilmu
Hantu syaitan tidakkan bertemu

Biar terang dalam istana
Lampu pelita dimana mana
Belajar tentang ilmu dunia
Untuk bekerja dialam fana

Dari galang ke tanjung uma
Singgah belanja batu permata
Pelajari tentang ilmu agama
Untuk bekal menutup mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: