DPRD Karimun Meminta Penghentian Perkuliahan di UNITOMO


Sudah dua bulan, aktivitas perkuliahan program Pendidikan Guru Dalam Jabatan (PGDJ) di bawah naungan Universitas Dr Soetomo (Unitomo) di Kundur, terhenti. Stopnya aktivitas perkuliahan program strata satu (S-1) ini, sempat membuat ratusan mahasiswanya gerah. Selain sudah membayar uang kuliah, statusnya pun belum jelas.

Untuk memastikan kejelasan status Unitomo PGDJ di Kundur ini, mahasiswa mengadu ke Komisi I DPRD Karimun. Laporan mahasiswa langsung direspon Komisi I yang membidangi pendidikan ini.

Zulfikar, anggota Komisi I dengan tegas meminta aktivitas perkuliahan Unitomo program PGDJ di Kundur dihentikan. Karena izin dan statusnya diragukan. Mengingat Unitomo termasuk wilayah koordinasi perguruan tinggi swasta (Kopertis) Jawa, sedangkan mereka melakukan kegiatan perkuliahan di Kopertis Sumatera.

“Yang kita pertanyakan izin dan statusnya. Apalagi, sudah dua bulan aktivitas perkuliahan terhenti tanpa pemberitahuan dari pengelola. Padahal mahasiswanya sudah membayar sejumlah uang,” tegas Zulfikar.

Penanggung jawab Unitomo di Kundur, Rubais mengaku dirinya ditunjuk sebagi fasilitator untuk mengelola program PGDJ. Mengenai perkuliahan, dikatakan Rubais, bukan berbentuk Universitas Terbuka (UT), ataupun kuliah kelas jauh. Melainkan penyelenggara program sarjana (S-1) kependidikan program guru dalam jabatan yang diatur dengan Permendiknas nomor 58 tahun 2008 sebagai solusi peningkatan kualitas guru tanpa mengganggu tugas dan tanggung jawab sebagai guru di sekolah.

”Biaya yang dikeluarkan mahasiswa sebesar Rp10,5 juta sampai selesai mengikuti program PGDJ,” beber Rubais.
Mengapa sudah dua bulan tidak lagi berlangsung proses perkuliahan? Menurut Rubais, karena ada kesibukan dan terjadi musibah banjir. ”Insya Allah, perkuliahan akan dilanjutkan kembali bulan ini. Karena sebagian mahasiswa sudah hampir selesai. Setelah tamat program ini, saya tidak akan melanjutkan kembali pendidikan PGDJ,” janjinya.

Benarkah program PGDJ Unitomo tidak ada izinnya? Rubais membantahnya. ”Program PGDJ ini berdasarkan surat kerja sama antara pemerintah Karimun dengan Unitomo yang ditandatangani Bupati pada 30 Juli 2010 lalu.
Hal ini juga dikuatkan dengan Kepmendiknas nomor 12/P/2009,” tukasnya.

Dikutip dari Batam Pos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: