Kekerasan Terhadap Anak Kembali Terjadi


Hendrik Bawole, orangtua Najla Bawole mendatangi Taman Pendidikan Quran (TPQ) Yayasan Darul Mukmin, Bukit Sidomulyo, Kecamatan Karimun, Kamis (24/3/2011) pagi.

Kedatangan saudara anggota DPRD Karimun, Rocky Bawole itu untuk meminta klarifikasi dari pihak sekolah dan M Nuh, seorang oknum guru tempat putrinya menuntut ilmu agama itu atas tindakan menempeleng Najla, putrinya saat di dalam kelas pagi kemarin.

“Orangtua mana yang rela anaknya yang masih bau kencur ditempeleng oleh orang dewasa, apalagi ini oleh seorang guru. Senakal dan sebandel apa pun Najla, dia itu kan masih anak-anak dan sebagai seorang guru, seharusnya pak Nuh memberikan contoh yang baik bukan dengan main tangan seperti ini,” gerutu Hendrik saat dalam pertemuan itu.

Diceritakan pengusaha di Tanjungbalai Karimun itu, ia mendapati Najla Bawole, putrinya menangis sedih di rumahnya sepulang sekolah sekitar pukul 09:00 WIB kemarin.

Dan saat ditanya, Najla mengaku dirinya dikasari seorang oknum guru, M Nuh dengan cara ditempeleng wajah dan badannya saat tengah bertengkar dengan seorang teman kelasnya. Pertengkaran Najla dengan teman sekelasnya itu dipicu oleh tarik-menarik bangku di dalam kelas.

“Namanya anak-anak, berantem dengan teman sekelasnya itu biasa. Seharusnya pak Nuh bisa melerai dengan seimbang dan tidak berat sebelah, dan tidak main pukul begini. Sekarang anak saya itu trauma, sekarang siapa yang mau bertanggungjawab kalau ia (Najla, red) tidak mau sekolah nanti,” kata Hendrik kesal.

Sementara itu, pak guru M Nuh seusai pertemuan kepada Tribunnews.com mengaku khilaf terhadap anak murid kelas 3 nya itu. Hanya saja, Nuh membantah ia menempeleng Najla dengan keras melainkan hanya menempelkan tangannya ke arah wajah Najla.

Tindakan itu dikatakan Nuh, dilakukannya setelah Najla tetap bersikap melawan temannya itu meski sudah dilerainya beberapa kali.

“Saya khilaf tapi yakin lah tak ada sedikit pun niat saya untuk mengasarinya. Saya juga tidak menempelengnya dengan kasar melainkan hanya menempelkan tangannya saya ke wajahnya. Itu saya lakukan untuk setelah Najla tetap membandel setelah melerainya beberapa kali. Sementara kawannya itu tidak melawan lagi,” kata M Nuh membela diri.

Namun begitu, Nuh mengaku pasrah dengan tindakan yang akan diambil keluarga Najla Bawole.

Dikutip dari Tribun Batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: