Puting Beliung Hantam Karimun


Nasib naas menimpa Dede, seorang pedagang ayam goreng di Coastal Area atau lebih dikenal jalan pesisir. Akibat hantaman angin puting beliung, gerobak berikut dagangannya terhempas sampai sejauh tiga meter dari tempatnya semula berdagang.

“Tiba-tiba saja angin kencang atau kata orang itu puting beliung semalam menghantam gerobak saya. Gerobak saya pindah jauhnya sampai tiga meteran lebih,” ujar Dede kepada Tribun sambil membenarkan gerobak dagangannya, kemarin.

Suasana sekitar pukul 21.30 Wib itu cukup mencekam. Hembusan angin yang tidak biasanya membuat sejumlah pengunjung tidak betah berlama-lama di sana. Angin kencang berliuk-liuk itu membuat pedagang juga was-was. Benar saja, sekitar 10 menit kemudian Dede menjadi korbannya.

Dede tidak sendiri mengalami kejadian tersebut. Sejumlah pedagang lainnya yang berada di sisi kanan kirinya juga hampir mengalami hal serupa. Hanya saja pedangan lainnya tidak sampai mengalami gerobak dan lapak daganganya berpindah, namun sejumlah perabotan pedagang lainnya berhamburan ke lantai. Barang-barang pecah belahpun berserakan.

Kejadian ini membuat satu per satu pedagang memilih membereskan dagangannya daripada harus menerima musibah yang lebih besar lagi. “Dari pada dapat kejadian lebih besar lagi, lebih baik kami tutup saja kedai kami,” ujar Ari seorang pedagang nasi goreng di kawasan tersebut.

Kerugian yang ditanggung Dede akibat bencana alam itu diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah. “Kalau dihitung dagangan dan beberapa bagian kaca gerobak yang pecah, kerugian saya sekita Rp 600ribuan lah,” ungkapnya.

Kejadian angin puting beliung pada waktu yang bersamaan juga terjadi di Bukit Tiung Kecamatan Karimun, tepatnya di pemukiman warga di sekitar kuburan masyarakat Tionghoa. Di sini sejumlah atap rumah warga bergerak-gerak. Warga yang berada di dalam  memilih keluar rumah, karena khawatir terkena musibah yang sama pernah terjadi sekitar setahun lalu itu.

“Saya sempat merekam pakai handy cam, sayangnya karena gelap jadi gambarnya tidak nampak. Yang pasti mengerikan bang, orang-orang pada keluar rumah semua,” ujar Ahmad seorang warga di Bukit Tiung kepada Tribun, kemarin.

Dikutip dari Tribun Batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: