Bupati Karimun Panen Padi


Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun meresmikan panen padi ladang percontohan garapan 200 petani Kampung Jawa, Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara, Jumat.

Nurdin Basirun meresmikan panen padi varietas Ceko dan Korea itu dengan didampingi Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Amran Syahidid, Direktur Pemasaran Bank Riau Kepri Roslan Malik, Direktur BPR Karimun Eko dan sejumlah pejabat Pemkab Karimun.

Usai melakukan panen, padi yang disabit Nurdin kemudian diolah menjadi gabah ke mesin penggilingan di lokasi lahan.

”Padi ladang ini merupakan pilot proyek menuju program ketahanan pangan. Di Karimun, sentra pertanian, termasuk padi ladang kita pusatkan di Pulau Kundur,” katanya.

Dia menyambut gembira hasil panen tahap kedua yang lebih baik dari tahun lalu.

”Hasilnya menggembirakan, tinggal bagaimana terus dikembangkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan beras di Karimun. Untuk mendorong petani, kami telah memberikan stimulan berupa bibit dan sarana prasarana,” ucapnya.

Program penanaman padi ladang, lanjut dia, difasilitasi pemerintah dengan menyiapkan lahan seluas sekitar 270 hektare di Kampung Jawa, Teluk Radang.

”Kita optimistis program yang didukung penuh pemerintah provinsi ini berkembang baik. Kami harapkan Dinas Pertanian terus melakukan pembinaan dan membantu petani mengatasi berbagai kendala yang dihadapi,” katanya.

Kepala Distahutbun Karimun Amran Syahidid mengatakan, dari total 160 hektare lahan yang siap tanam, luas lahan yang telah digarap petani sekitar 60 hektare, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 30 hektare.

”Badan Pusat Statistik menghitung, hasil panen berupa gabah kering 5,2 ton/hektare, meningkat dibandingkan musim tanam pertama yang hanya 3,2 ton/hektare,” ucapnya.

Menurut dia, hasil panen tersebut sedikit meleset dari perkiraan sebanyak 6,5 ton. Hal itu dikarenakan petani dihadapkan pada hama cendawan ‘elminfosforium’.

”Padi varietas ini memang rentan ‘elminfoforium’. Pembasmian hama ini sebenarnya sudah diupayakan dengan penyemprotan fungisida jenis DT45, namun hasilnya belummaksimal. Masalah hama ini akan menjadi pelajaran untuk musim tanam berikutnya,” katanya.

Agar musim tanam berikutnya makin berkualitas, tutur dia, pemerintah pusat telah menganggarkan dana melalui APBN untuk pembangunan saluran irigasi dengan memanfaatkan air Sungai Sanglang yang tidak jauh dari lokasi lahan.

Sedangkan pemerintah provinsi juga telah menganggarkan dana untuk pembangunan 3 pintu air untuk mencegah masuknya air laut ke lokasi lahan.

”Kita juga telah berkonsultasi dengan konsultan pertanian dari Kementerian Pertanian untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani,” ucapnya.

Sedangkan untuk bibit, lanjut dia, sudah tersedia dengan jenis varietas Ceko dan Korea.

”Kami harapkan musim tahap berikutnya luas lahan yang digarap meningkat dan kualitas panen juga bagus,” ucapnya.

Ketua Kelompok Tani Jati Sri, Jazuli mengatakan 60 hektare lahan padi ladang di Teluk Radang digarap tiga kelompok tani yang beranggotakan 200 petani.

”Panen raya yang kedua ini lebih bagus kualitasnya dari pada tahap pertama,” ucapnya.

Salah seorang petani Widiyono mengatakan selain hama cendawan, banjir juga menjadi salah satu kendala dalam penanaman.

”Bulan kemarin kami sempat berhenti menanam karena lahan terendam air hujan bercampur air laut. Namun demikian, kualitas padi lebih baik dari tahun lalu,” ucapnya.

Beras yang dihasilkan pada panen pertama, kata dia digunakan untuk keperluan sendiri dengan hasil panen sekitar 100 kilogram dari beberapa hektare lahan.

”Mudah-mudahan panen kali ini sudah bisa dijual,” katanya menambahkan.

Kampung Jawa, Desa Teluk Radang terletak di pinggir laut dengan jarak sekitar 17 kilometer dari Tanjung Berlian, ibukota Kecamatan Kundur Utara, 10 kilometer dari panjang masih belum diaspal. Desa ini juga merupakan sentra pertanian karet, durian dan rambutan.

Dikutip dari Kepri Antara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: