Stok BBM di Kundur Tak Mencukupi Lagi


Siapa cepat dia dapat. Ungkapan tersebut, terlihat dari warga Kundur yang mencari premium, hampir setiap minggu BBM jenis Premium putus terus. Stok minyak di Kundur sebesar 450 Ton berbulan sudah tidak mencukupi lagi.

Dalam satu bulan tiga kali tongkang yang membawa BBM dari Tanjungubang datang Ke Kundur. Sekali bawa setiap jenis BBM dari minyak tanah, bensin, premium 150 ton.

PT. Kundur Mas, merupakan salah satu PT pemasok minyak di Tiga Kecamatan di Kundur yakni Kecamatan Kundur, Kundur Utara dan Kundur Barat. Menurut manejer PT. Kundur Mas, Yanto, mengatakan,  mengakatan kelangkaan minyak di Kundur ini sudah berlangsung cukup lama.

“Setiap tangal 1 dan 2, tangal 11  dua belas, dan pada tanggal 22 merupakan waktu terjadi  kelangkaan minyak di  Kundur dan kita (PT. Kundur Mas) harus menunggu dua hari lagi minyak datang dari Tanjunguban menggunakan kapal tongkang”ungkap Yanto.

Yanto menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan rapat bersama dinas Disprendag Karimun terkait tambahan BBM di Kundur ini dan PT. Kundur Masa  sudah mendaptar ke pihak Pertamina untuk meminta tambahan BBM di Kundur.

“Kita sudah mengisi formulir tambahan minyak di Pertamina. Tetapi belum direalisasikan lagi dari Pertamina,”kata Yanto.

Dari pantaun tribun, disaat premium putus beberapa hari lalu, warga Tanjung Batu/ Kundur sulit untuk mencari premium. Seperti yang terlihat  di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di depan pintu masuk  Taman Kanak-kanak Dwi Pertiwi Tanjungbatu Kota pukul Sabtu (2/7) sekitar Pukul 17.30, tempat itu  dipenuhi warga yang mengantri membeli minyak.

Tampak juga  warga rela menunggu untuk membeli premium.  Satu persatu warga Tanjungbatu yang melewati depan Taman Kanak-kanak ini berhenti. Jalan pun dipenuhi kendaraan roda dua.

Saking ramainya, para konsumen premium terpaksa harus rebut merebut dan tampak mereka terpaksa memasukan premium ke dalam tangki minyak hondanya sendiri. Biasanya jika kita membeli minyak, penjualah yang menurahkan minyak ke dalam tangki motor.

Terlihat, para pengencer premiun ini hanya memiliki satu dregin saja. Namun, warga yang membeli minyak ini tampak berduyun-duyun. Sedangkan stok  minyak yang dibawa pengecer tinggal  sedikit.  Sebagian warga ada yang tidak mendapatkan premium dari antrian ini.

“Antri dan mencari premium sudah selalu menjadi langanan kami disini. Setiap minggu minyak pasti putus. Jadi kapankah kita tidak seperti ini dan minyak terus ada. “kata Tris konsumen minyak di Taman Kanak-Kanak Dwi Pertiwi Tanjungbatu.

Dikutip dari Tribun Batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: