Ratusan Pemuda Karimun Dibekali Wawasan Kebangsaan


Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kabupaten Karimun bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karimun membekali ratusan pemuda tentang wawasan kebangsaan. Nara sumbernya sengaja didatangkan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
Kegiatan bertajuk Temu Wicara Pemuda Kabupaten Karimun 2011 dalam Membangun Wawasan Kebangsaan Pemuda di Wilayah Perbatasan dalam mendukung program investasi daerah dan menjaga NKRI tersebut dibuka Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Karimun Yan Indra. Acara dipandu Ketua KNPI Karimun Aprilzal.

Kegiatan tersebut sengaja menghadirkan Mayjen (purn) Issanto, Laksamana Muda (purn) Syamsi, Marsekal Madya (purn) Abdul Gani Yusuf (ketiganya staf ahli Lemhanas), Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Sawa dan Bupati Karimun Nurdin Basirun.

Bapati Karimun, Nurdin Basirun pada saat memberi pemahaman kepada generasi muda mengatakan, sejak Kabupaten Karimun ditetapkan sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ), maka semakin banyak bermunculan perusahaan berskala nasional maupun internasional yang berinvestasi di Karimun. Artinya, peluang tersebut harus dimanfaatkan generasi muda di Karimun sebagai lapangan pekerjaan.

Meski begitu, ujarnya, yang namanya persaingan tetap saja ada. Jika pemuda di Karimun tidak mampu bersaing dengan tenaga kerja luar, maka peluang itu akan terbuang percuma. “Untuk bisa bersaing, maka kita harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan serta keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan,” kata Nurdin.

Sementara, Sawa memaparkan panjang lebar bagaimana kondisi Kabupaten Karimun yang terletak di wilayah perbatasan dengan negara luar. Posisi tersebut menurut Sawa sangat rawan terhadap berbagai ancaman yang akan mengganggu keututan negara kesatuan RI. “Untuk menjaga Indonesia dari pengaruh ancaman luar, diperlukan wawasan kebangsaan yang kuat dalam diri setiap pemuda khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan,” kata Sawa.

Mayjen Issusanto lebih menekankan soal karakter para pemuda Indonesia, terlebih yang tinggal di wilayah perbatasan. Menurutnya, pemuda yang tinggal di wilayah perbatasan snagat rentan dipengaruhi budaya luar, makanya diperlukan kekuatan yang kokoh untuk membentengi diri pemuda dari berbagai pengaruh luar tersebut.

“Salah satu upaya membangun karakter pemuda tentunya dengan memperdalam wawasan kebangsaan. Setiap pemuda harus dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara secara mendalam, serta menghayati Undang-undang Dasar 1945 dalam hidup dan kehidupan karena kemajuan bangsa Indonesia terletak ditangan generasi muda,” ungkapnya.

Ketua KNPI Karimun, H Aprilzal mengatakan, pihaknya sengaja mendatangkan para staf dan pemikir di Lemhanas tersebut untuk membuka wawasan generasi muda di Karimun akan pentingnya menjaga keututan NKRI dan menambah wawasan kebangsaan.

“Dalam waktu dekat KNPI juga akan mengadakan kegiatan berupa upacara di Pulau Takong Hiu sebagai pulau terluar di Karimun yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia. Kegiatan itu nantinya akan melibatkan pemuda di Karimun,” tandasnya.

Dikutip dari Haluan Kepri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: