Mahasiswa FKIP UK Minta Ganti Rugi


Kemelut yang terjadi atas ketidakpastian status jurusan Fakultas llmu Keguruan dan Ilmu Politik (FKIP) Universitas Karimun (UK) membuat mahasiswanya habis akal. Sebanyak 24 mahasiswa Universitas Karimun menyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa UK.
 
Pernyataan Susi Anggraini selaku perwakilan 24 mahasiswa FKIP UK disampaikan di hadapan Komisi A DPRD Karimun saat gelaran hearing, Selasa (13/3). “Kami tidak ingin kuliah lagi, kami semua di sini menyatakan keluar dari UK. Insyaallah langkah kami sudah mantap,” kata Susi Anggraini mantap.
 
Pernyataan ini disampaikan di hadapan Ketua Komisi A Jamaluddin, Wakil Ketua Zulfikar dan Sekretaris Komisi Anwar Hasan. Pernyataan ini cukup masuk akan mengingat selama ini, mahasiswa yang terbilang pintar-pintar itu telah merasa tertipu oleh pihak manajemen kampus, jajaran rektorat, termasuk sejumlah oknum pejabat pemdan dan oknum anggota dewan atas janji-janji palsunya.
 
“Selama ini, kami diberi janji-janji. Kami dibuat macam (seperti) pengemis. Kami juga sudah tawar-menawar dengan Rektor UK (Abdul Latif) terkait nasib kami. Waktu itu kami diberi tiga opsi dan kami memilihnya satu,” kata seorang perwakilan mahasiswa lainnya Shinta Olivia turut menjelaskannya.
 
Opsi pertama yang diberikan saat itu jadi mahasiswa Universitas Sumenep dan lulus di Universitas Sumenep. Opsi kedua, pindah meneruskan kuliah lagi menjadi mahasiswa Universitas Sumenep lalu setelah selesai akan kembali jadi lulusan UK, dan terakhir tetap menjadi mahasiswa UK tetapi akan diwisuda pada 2014.
 
Saat itu, sejumlah mahasiswa ini memilih opsi kedua, hanya saja karena pindah ke Sumenep namun tak juga ada kepastian dan besarnya biaya kuliah pindahan, makanya mahasiswa memilih ganti rugi seluruh biaya dan waktu yang pernah dikeluarkannya.
“Dan kami juga pernah mengadu ke rumah Ketua DPRD Karimun pak Raja Baktiar. Di situ ada Rektor (Abdul Latif), ada Ketua Yayasan Pak Jufri Taufik juga, dan keputusan kami sudah bulat, keluar dari UK. Kami keluar tetapi kami minta ganti rugi semua yang telah kami keluarkan karena kami sudah tertipu, atau kami akan menempuh jalur hukum,” kata Susi menambahkan.
 
Di rumah Raja Baktiar itu juga, sejumlah mahasiswa merekam lagi janji Rektor dan Ketua Yayasan Tujuh Juli untuk mengganti semua kerugian mahasiswa yang mengundurkan diri tersebut. “Di situ Ketua DPRD ikut pasang badan untuk kami, tapi nyatanya tidak juga ada kejelasan. Kami ditipu lagi,” kata Susi.
 
Kemelut masalah mahasiswa FKIP UK ini mencuat setelah adanya wisuda yang dilakukan pihak UK tidak sah karena status program studi dimaksud tidak terdaftar di Kopertis X. Apalagi mahasiswa tersebut menyelesaikannya di Universitas Sumenep yang notabene pihak universitas Sumenep tidak pernah mengeluarkan mahasiswa dimaksud.
 
Sebenarnya masalah ini bisa selesai kalau saja ada kemauan dan kematangan pendiri Yayasan Tujuh Juli milik Nurdin Basirun (yang juga Bupati Karimun) dan jajarannya jika saja sempat mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan masyarakat saat awal berdirinya.
 
Saat ini terdapat 14 program studi yang diusulkan, dan sembilan di antaranya disetujui Kopertis X Sumatera Barat, sementara FKIP masih dalam proses (menurut pihak rektorat yang kala itu ditampuk Sudarmadi). Dalam perjalanannya, hingga semester akhir dan menjelang wisuda mahasiswa jurusan ini tak kunjung mendapat kepastian status. Inilah sebabnya mahasiswa tersebut merasa tertipu.
 
“Kalau tak bisa berdiri, mengapa dipaksakan? Mengapa menerima mahasiswa? Kami merasa telah ditipu. Sampai saya harus mencium kaki rektor pun, saya tidak akan mau kembali masuk kampus UK,” ujar Fatmawati salah seorang mahasiswa FKIP lainnya kepada Tribun usai hearing.

Dikutip dari Tribun Batam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: